MUSIK PROGRESIF : KARAKTERISTIK PROGRESSIVE ROCK


KARAKTERISTIK PROGRESSIVE ROCK :

(MUSIK SI PEMBANGKANG)

Musik-musik “aneh” ini menjadi sangat populer pada th 1970-an dan akhirnya di akui sebagai genre dalam musik rock dengan nama “PROGRESSIVE ROCK” yang sering disingkat sebagai “prog rock”. Begitu banyaknya sub-genre dalam prog rock membuat susah pekerjaan “mendefinisikan” jenis musik ini. Namun demikian ada beberapa hal yang dapat dilihat sebagai karakteristik prog rock secara umum walaupun bukan mutlak.

Durasi komposisi cenderung panjang. Berkisaran antara 6 – 10 menit bahkan ada yang lebib dari 20 menit. Contohnya lagu ‘Supper’s Ready’ dari Genesis yang berdurasi 23 menit, ‘Close To The Edge’ (Yes) hampir 19 menit. dan dari dalam negeri, kita bisa mengambil contoh komposisi ‘Anne’ dari Discus yang mendekati 18 menit. Album konsep, yaitu seluruh komposisi pada album tersebut merupakan satu cerita atau terikat dalam satu tema besar. Hal ini mirip dengan opera pada musik klasik. Contohnya, The Lamb Lies Down On Broadway dari Genesis, Tommy milik The Who ataupun The Wall dari Pink Floyd. Lirik biasanya mengambil tema-tema unik seperti “science fiction”, legenda dan mitologi, filosofi, masalah sosial politik, sastra dan sebagainya. mahakarya Tolkien trilogi Lord Of The Rings sering jadi sumber inspirasi. Lagu-lagu prog sangat jarang memakai lirik bertema cinta yang lajim dipakai dalam musik pop (rock).

Pemakaian instrumen-instrumen yang tidak lumrah dimainkan dalam musik rock standar misalnya cello, flute, clarinet atau bahakan instrumen-instrumen tradisional seperti gamelan di samping instrumen standar musik rock (gitar, bas, keyboard, drum). Contoh, Jethro Tull (flute), Gentle Giant (cello, vibrafon, recorder), Guruh Gypsy (gamelan). birama ganjil dan berubah-ubah. Birama seperti 5/8, 7/8 adalah salah satu favorit dalam musik progresif.

Berbeda dengan musik pop, instrumen pada komposisi prog mendapat porsi yang lebih besar. Di samping vokal yang bertutur secara verbal, masing-masing instrumen ikut ambil bagian “bercerita”. Disain cover adalah bagian dari tema isi album atau cover dibuat serius dan pantang mengabaikan segi-segi artistik. Memasukkan unsur-unsur “teater” pada konsep-konsep mereka sehingga menonton konser musik prog dapat meningkatkan apresiasi terhadap aspek seni lainnya.

Beberapa hal diatas adalah sebagian ciri-ciri musik prog yang gampang untuk dikenali terutama karena ciri-ciri tersebut memiliki perbedaan esensial dengan musik rock populer.

Artikel Bersambung di Fase-Fase Perjalanan Progressive Rock………

by. Andy Julias (Indonesian Progressive Society)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s