Category Archives: OldSkull

IRON MAIDEN : Seventh Son Of A Seventh Son


Seventh Son Of A Seventh Son

Label : EMI Records

Produser : Martin Birch

Rilis : 1988

Musisi : Bruce Dickinson (Vocal), Adrian Smith (Gitar), Dave Murray (Guitar), Steve Harris (Bass), Nicko mcBrain (Drums).

Ketika Steve Harris “Bass” sibuk mencari-cari nama untuk menamai album ini, muncul ide untuk mengangkat legenda rakyat tentang “anak laki-laki ke-tujuh dari anak laki-laki yang ke-tujuh” konon akan memiliki kekuatan supranatural, info lain menyebutkan Steve terpengaruh novel karya Orson Scott Card dg judul “Seventh Son” yg mengeksplorasi tema legenda yg sama tapi hal tersebut tidak terkonfirmasi dalam biografi Iron Maiden sendiri.

Diawali lagu “moonchild” dengan tempo cepat dan progresif, lagu ini menceritakan tentang sang “seventh son”. Dilanjutkan dengan “infinite dreams” lewat lagu ini seventh son mulai dihantui mimpi-mimpi yang membawanya mempertanyakan jati diri dan tujuan hidup sesungguhnya. Dua lagu berikutnya lebih sederhana. Pondasi musik “can i play with madness” bermula dari sebuah lagu balada karya Adrian berjudul “on the wings of eagles” dengan beberapa modifikasi oleh Bruce. Sedangkan “the evil that men do”, sebuah lagu yang sangat melodik dan menampilkan “the Iron Maiden gallop” yang sangat khas.

Lagu terdahsyat di album ini, sebuah magnum opus dari Steve Harris yang merupakan title track dari album ini,”seventh son of a seventh son”. ini benar-benar merupakan lagu yang kemudian banyak dilabel sebagai progressive metal, tanpa ada upaya kesengajaan untuk menjadi progresif. Setelah gempuran dahsyat ini, sesungguhnya tugas berat bagi “the prophecy” untuk tetap bisa mengikat perhatian kita. Sang “seventh son” mengutarakan ramalannya akan kehancuran desa yang ditinggalinya. Nuansa kesedihan begitu terasa di lagu ini karena ramalan itu ternyata tidak dipercaya.

Di “the clairvoyant”, sang “seventh son” merasa kekuatannya semakin memuncak, namun ia juga merasakan akhir sudah dekat. Album ini ditutup dengan “only the good die young”, dimana sang “seventh son” harus menuai ajalnya. Lagu ini berakhir dengan frase persis sama seperti yang diutarakan Bruce di awal album: “….seven deadly sins/seven ways to win…”.

Album ini tidak hanya merupakan sukses secara artistik, namun sukses secara komersil menembus puncak tangga album di Inggris dan peringkat 12 di Amerika, sembari meraih sertifikasi platinum di berbagai negara. Tidak kurang dari 4 buah Top 10 hit singles dihasilkan. Seventh Son…….. karya klasik sang Iron Maiden.

Track List:

  1. Moonchild
  2. Infinite Dreams
  3. Can I Play With Madness
  4. The Evil That Men Do
  5. Seventh Son of a Seventh Son
  6. The Prophecy
  7. The Clairvoyant
  8. Only The Good Die Young
Advertisements

VAN HALEN : 5150


VAN HALEN :

5150 (1986)

Label : Warner Bros

Produser : Van Halen, Mick Jones & Donn Landee

Musisi : Sammy Hagar (Lead Vocal, Guitar), Eddie Van Halen (Guitar, Keyboard, Vocal), Michael Anthony (Bass, Vocal), Alex Van Halen (Drums).

” Hello baby……” sapaan awal yang terdengar diawal lagu pertama ini layaknya menyapa para pendengar atau para penggemar Van Halen, mungkin lebih menegaskan bahwa Van Halen masih eksis walau ditinggal oleh vokalis karismatik “David Lee Roth” dan diganti oleh “Sammy Hagar”. Dengan masuknya Sammy Hagar sangat membawa pengaruh pop rock dan unsur lebih komersil dan dari sisi melodi musik mereka semakin kaya.

Dimulai dari lagu “Good Enough” yang bernuansa hard rock, heavy metal yang bisa dibilang kental, selanjutnya di sambung dengan lagu manis “Why Can’t This Be Love”, track selanjutnya merupakan lagu-lagu yang di ilhami oleh perjalanan musik Van Halen dari era hard rock ke sweet rock seperti “Summer Night” dan “Best of Both World” dengan dibalut beat-beat yang steady dan heavy. Nah…. untuk menyimak mautnya permainan gitar Eddie Van Halen dapat di dengarkan lewat lagu “5150”.

Lagu “Dreams” salah satu contoh lagu  Van Halen yang dibikin mendekati kata sempurna. Lagu ini menjadi top hits di Amerika & Ingris. Untuk lirik yang ada di album 5150 meninggalkan tema sex joking yang sering ada di era David Lee Roth, lirik di album 5150 lebih ke percintaan, kehidupan sehari-hari, kritik sosial tapi tema-tema sex tetap ada tapi tidak sering. Para penggemar David Lee Roth mungkin kurang senang dengan perubahan ini tapi terbayar dengan sering suksesnya penjualan album-album Van Halen berikutnya hingga keberadaan Sammy Hagar berakhir di album “Balance”.

Para kritisi musik, media masa telah mengakui bahwa album 5150 merupakan salah satu album terbaik yang pernah di rilis oleh Van Halen. Memang 5150 bukan salah satu katalog terbaik tapi sebagai batu pijakan berarti bagi Van Halen guna melanjutkan musik mereka.

Track List :

  1. Good Enough
  2. Why Can’t This Be Love
  3. Get Up
  4. Dreams
  5. Summer Night
  6. Best Of Both Worlds
  7. Love Walks In
  8. “5150”
  9. Inside